Mengapa Why Selalu Always Tidak Pernah Never ?


Entahlah, mungkin aku termasuk salah satu manusia yang paling tidak bersyukur sedunia. Dengan segala apa yang aku dapatkan hingga saat ini, aku masih saja terobsesi untuk memiliki sesuatu yang tidak mungkin aku miliki. Something belong to somebody else, and it's ruining my days.

Hampir genap satu tahun kenangan itu tapi tetap saja tidak dapat aku lupakan, terkadang aku memanfaatkan detik demi detik saat motorku berhenti di lampu merah untuk melihat jauh keatas langit diantara gedung-gedung tinggi yang menjulang coba mencari jawaban atas semua pertanyaanku.

"Mengapa ?"

Sebuah pertanyaan yang membutuhkan jawaban yang rumit dan komplek yang coba aku lontarkan pada sang pemilik langit biru, karena sungguh rasa ini sangat menggangguku. Benar-benar mengganggu setiap detik dalam hidupku.

Dengan semua pengalaman hidupku, aku tahu harus menjawab apa namun tetap saja aku bertanya bagai seorang manusia yang terombang ambing dilaut luas yang coba menghilangkan dahaga dengan meminum air laut yang tak pernah menghilangkan dahaganya.

Seorang bijak mengutip sebuah nasihat "Terkadang sesuatu yang kita anggap baik belum tentu baik untuk kita, dan sesuatu yang kita anggap tidak baik sebetulnya adalah yang terbaik untuk kita" aku mengerti itu, tapi aku tidak pernah bisa berhenti untuk berharap. Bahkan ketika dihadapkan kenyataan bahwa aku tidak lebih dari sekedar sampah dimata seorang manusia yang aku harapkan, aku tetap saja tidak pernah berhenti untuk berharap dan itu sangat menyakitkan.

Semakin aku lawan, semakin tenggelam jiwaku dalam asa tak berdasar. Sesekali aku menghardik sang maha pencipta, dengan segala pongah dan keangkuhanku yang buta dan tuli ini coba bertanya apa maksud Mu ? apakah ini karma yang aku tuai dari langkah hidup yang sudah aku jalani ?

Tuhan, aku sudah menjalani setengah perjalanan dalam hidupku... setelah apa yang aku jalani di tahun 2012 hanya satu keinginanku di tahun ini....... aku ingin bahagia...

0 comments: